TENTANG PERDARAHAN POST PARTUM  

Rabu, 13 Agustus 2008

Pengertian :

Perdarahan Post Partum adalah perdarahan yang terjadi lebih dari 500 – 600 ml dalam masa 24 jam setelah anak lahir.

Macam – macam Perdarahan

  1. Perdarahan Post Partum Primer (early post Partum hemarrhage)
  2. Perdarahan Post Partum Skunder (Labe post Partum hemorrhage)

Pengertian macam-macam perdarahan

1. Perdarahan post partum primer cearly post partum hemarrgagel

Perdarahan yang terjadi dalam 24 jam pertama

Penyebab utamanya adalah : atonia uteri, retention plasenta, sisa plasenta dan robekan jalan lahir.

Banyaknya terjadi pada 2 jam pertama

2. perdarahan post partum skunder (late post partum hemorrhage)

Perdarahan yang terjadi setelah 24 jam pertama

Penyebab utamanya adalah : robekan jalan lahir dan sisa plasenta / membran.

Etiologi

1. Etonia ulteri

Faktor predispose terjadinya atoni ulteri adalah

- Umur yang terlalu muda / tua

- Prioritas seing di jumpai pada multipara dan grande mutifara

- Partus lama dan partus terlantar

- Utenus terlalu regang dan besar missal pada gemeli, tudromnion / senin besar.

- Kelainan pada eterus seperti mioma uteri, uterus couveloair pada sosusio plasenta.

- Faktor sosial ekonomi yaitu mol nutrisi

2. Sisa plasenta dan selaput ketuban

3. Jalan lahir : robekan perineum, vagina serviks, forniks dan rahim.

4. Penyakit pendarah

Kelainan pembekuan darah misalnya hipofibrinogenemia yang sering di jumpai pada :

- Perdarahan yang banyak..

- Kematian janin yang lama dalam kandungan

- Pre eklamsi dan eklamsi

- Infeksi, hepatitas dan septic syok.

Penyebab Perdarahan Post Partum

Perdarahan Post Partum merupakan penyebab utama kematian ibu dalam persalinan (menurut Wiknjosatro H (1960) pendarhan post partum merupakan penyebab utama kematian ibu dalam persalinan (menurut Wiknjosatro H (1960) pendarahan post partum merupakan penyebab penting kematian, maternal khususnya di Negara berkembang faktor yang menyebabkan perdarahan post partum adalah :

- Grandemulti para

- Jarak persalinan pendek kurang dari 2 tahun.

- Persalinan yang dilakukan dengan tindakan : pertolongan kala uri sebelum waktunya pertolongan persalinan oleh dukun, persalinan dengan tindakan paksa persalinan dengan narkosa.

Penyebab perdarahan post partum secara ringkas.

1.Palpasi utenus bagaimana kontaksi utenus dan tinggi findus uterus dan tinggi pendus uteri.

2. memeriksa plasenta dan kebutuhan apakah lengkap / tidak.

3. lakukan eksplorasi kavum uteri untuk mencari.

4. inspekulo : untuk melihat robekan pada servik, vagina dan varises yang pecah.

5. pemeriksaan laboratorium : pemeriksaan darah, H6 clot observation test (cot dan dll).

  1. Atonia uteri
  2. sisa plasenta
  3. Robekan jalan lahir
  4. Peny darah kelainan pembekuan darah.

Penanganan pendarahan Post Partum .

Kegagalan kontraksi otot rahim, menyebabkan pemulih darah pada bekas implantasi plasenta terbuka sehingga menimbulkan perdarahan dapat di lakukan dengan jalan :

- Mesase fundus uteri

- Memberikan utertonik dengan menyuntikan oksitosin dan sejenisnya. Memberikan prostaglandin, melakukan tamponade uterus dan vagina.

- Menghentikan / menghilangkan sumber perdarahan dengan ligasi akteria hipogastrika interna dan melakukan histerektomi.

- Ada tiga hal yang harus diperhatikan dalam menolong persalinan dengan komplikasi perdarahan post partum yaitu :

    1. Pengertian perdarahan
    2. Jaga jangan sampai timbul syok
    3. penggantian darah yang hilang.

Tindakan pencegahan tidak saja di lakukan sewaktu bersalin namun sudah dimulai sejak ibu hamil dengan melakukan ANL yang baik. Ibu yang mempunyai prediposisi / riwayat perdarahan post partum sangat di anjurkan untuk bersalin di RS.

AddThis Social Bookmark Button

Email this post